Investasi 1000% Pasti Untung

Anda yang sedang membaca tulisan ini pasti tidak percaya. Sebelum kita lanjutkan, ada secuil percakapan yang harus Anda baca.

Percakapan seorang cucu dan sang kakek :

Cucu      :  “ Kek, anterin cucu ke rumah Pak De ya ? “

Kakek     :  Dengan sedikit nada menolak, si kakek menjawab. “ Emang mo ngapain,                        Bapak Ibu mu kemana Cu, gak di rumah po ?”

Cucu      :  Dengan nada marah dan suara yang keras,  si cucu langsung masuk kamar                    dan membanting pintu. “Brak, Bruk “ suara pintu di banting keras.

Si kakek dan nenek yang berada di dekatnya, agak marah dengan  sikap si cucu yang tidak  sopan. Menyebut nama kake neneknya pun tanpa sopan santun. Si kakek dan nenek hanya mengelus dada saja. Ohhh …. Tapi pada akhirnya si kakek mengantar juga si cucu ke tempat Pak De, salah satu tetangga tempat bermain si cucu.

Dari sedikit percakapan pada situasi dan kondisi diatas, Anda pasti bisa membayangkan keadaan dan suasana yang tergambar diatas. Si cucu sedang berada di rumah kakek neneknya dan pengen ke suatu tempat, karena sangat mungkin tidak ada temen dan orangtua yang senantiasa mendampinginya.

Wahai para orang tua  …  Ayah … Bunda ….  Ketahuilah ….

Anak adalah rezeki, titipan, dan investasi termahal kita, bak berlian dan mutiara yang harganya bertrilyun-trilyun yang tidak ada pengusaha manapun di dunia ini yang mampu memilikinya, jika tanpa campurtangan-Nya.

Bayangkan Ayah …  Bunda ….

Berapa banyak orang-orang di luar sana yang sampai detik ini pun belum memiliki keturunan. Mengapa Ayah Bunda menyia-nyiakan kami. Tidak menemani kami saat kami di rumah, tidak mencari kami jika senja telah datang, padahal kami mesti mandi dan bersiap ke masjid.

Ayah …   Bunda  ….

Anakmu ini sangat ingin ditemani dan belajar dari Ayah dan Bunda.

Sejak dalam kandungan, fitrahku adalah muslim, Ayah Bunda lah yang tidak bisa menjagaku jika saat ini aku nakal, salah gaul, tidak menurut dengan Ayah Bunda. Ayah Bunda terlalu sibuk dengan urusan dunia saja.

Jikalau sejak dalam kandungan kami bisa berbicara, kami sangat ingin mendengarkan Al Qur’an sebagai bacaan terbaik dan diberi makanana  yang halal lewat Bundaku.

Oh … Ayah Bundaku …

Sebenarnya sejak balita aku sangat ingin meghafal Al Qur’an dan menghafal Hadist, agar kelak dewasa nanti bisa bisa menjadi pegangan hidup dan langkahku menuju akhirat. Aku sangat  ingin  sholat di awal waktu dan mendapat shaf pertama bersama Ayah. Aku juga sangat ingin mempersembahkan mahkota terbaik untuk Ayah Bunda di akhirat nanti.

Teruntuk para Ayah dan Bunda yang membaca tulisan ini sampai kata-kata terakhir  ini, apakah Anda masih menyia-nyiakan modal investasi yang sudah Anda miliki ? Segera persiapakan investasi terbaik Anda untuk masa depan Anda yang kekal abadi.

Demi waktu …

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *